- 20260404_CPowell_CEP_6092.jpg
- 20260404_101238_LNilsson_CMB03587.JPG
- 20260404_113603_HWinterton_1705.jpg
- gen-conf-26
- gen-conf-26
- gen-conf-26
- 20260404_091339_CBell_CMB_4010.JPG
- 20260404_102747_CPowell_0935.jpg
- 20260404_103621_CPowell_0993.jpg
- 20260404_105645_CPowell_1285.jpg
- 20260404_110346_CPowell_1444.jpg
- 20260404_111410_HWinterton_1045.jpg
- 20260404_112650_CPowell_1765-(1).jpg
- gen-conf-26
- gen-conf-26
- gen-conf-26
- gen-conf-26
- gen-conf-26
- gen-conf-26
- gen-conf-26
- gen-conf-26
- gen-conf-26
- gen-conf-26
- gen-conf-26
- Gen-conf-26
- 20260404_095230_LNilsson_CMB03417.JPG
- Gen-conf-26
- gen-conf-26
- gen-conf-26
- gen-conf-26
- Gen-conf-2026-
- Gen-conf-26
- Gen-conf-26
- gen-conf-26
- 20260404_122814_ALyon_ALP_3409ALP_3409.JPG
- 20260404_121438_BLeite_IMG_1024.jpeg
- 20260404_121439_BLeite_IMG_1008.jpeg
- 20260404_113605_JBingham_BIN1651.jpg
- 20260404_124605_CPowell_CEP_6290.JPG
- 20260404_115406_HWinterton_2862.jpg
- 20260404_115821_LNilsson_CMB04024.JPG
- 20260404_115741_LNilsson_CMB04032.JPG
- 20260404_102544_BNicholson_Newsroom_196th_Annual_General_Conference_Saturday_1813.JPG
| Temple Square is always beautiful in the springtime. Gardeners work to prepare the ground for General Conference. © 2012 Intellectual Reserve, Inc. All rights reserved. | 1 / 2 |
Selama Pertemuan Khusyuk Sabtu pagi, 4 April 2026, Orang-Orang Suci Zaman Akhir seluruh dunia secara resmi mendukung sebagai nabi, pelihat, pewahyu dan Presiden Gereja Dallin H. Oaks serta para penasihatnya dalam Presidensi Utama, Presiden Henry B. Eyring dan Presiden D. Todd Christofferson.
Merujuk pada Pertemuan Khusyuk sebagai “peristiwa yang sangat penting,” Presiden Oaks menuturkan dalam ceramah pembukanya konferensi umum April 2026, “Saya bersyukur berada di antara mereka yang pemanggilan kepemimpinannya diakui secara resmi dengan cara ini” dan mengungkapkan rasa syukur atas suara pendukungan, doa, dukungan, dan pelayanan para anggota Gereja.
Dia mengakhiri, “Pada musim Paskah ini, saya menegaskan kembali kesaksian kami akan Tuhan yang telah bangkit dan mengakui bahwa Dia adalah kepala Gereja ini.”
Presiden Christofferson memimpin sesi tersebut di Pusat Konferensi di Salt Lake City, Utah. Lebih dari 20.000 orang menghadiri secara langsung di berbagai lokasi di Taman Bait Suci.
Mengenai topik doa, Presiden Eyring mengatakan bahwa bahkan sewaktu dunia tampak penuh dengan kegaduhan, para Orang-Orang Suci Zaman Akhir yang setia di seluruh dunia telah membanjiri surga dengan doa, memohon kepada Tuhan untuk bantuan, penghiburan, arahan dan kedamaian. Membuka tingkap-tingkap langit melalui doa tidak membutuhkan banyak kata atau bahasa yang berbunga-bunga.
Bahkan ketika orang-orang mungkin merasa tidak ingin berdoa atau tidak tahu apa yang harus dikatakan, Allah mendengar doa-doa rahasia dari hati mereka. Karena perhatian-Nya yang penuh kasih, “Sewaktu kita berdoa terus-menerus, tidak peduli keadaan kehidupan, Tuhan akan menawarkan kepada kita kedamaian dan dukungan-Nya yang abadi,” tuturnya.
Penatua Patrick Kearon dari Kuorum Dua Belas Rasul mengajarkan, pelayanan adalah pilihan, persembahan kepada Allah, dan berkat. Dia mengatakan bagaimana individu melayani, bukan di mana, adalah yang penting bagi-Nya. Tuhan bekerja dengan para hamba yang tidak sempurna, dan beberapa pemanggilan menuntut kita untuk bertumbuh melampaui batas diri kita.
“Pemanggilan dari Tuhan dibuat khusus untuk pertumbuhan kita,” tuturnya. ‘Sewaktu kita merendahkan hati kita, melihat keluar, dan belajar bahwa, sesungguhnyalah, ketika kita berada dalam pelayanan bagi sesama kita, kita sebenarnya berada dalam pelayanan bagi Allah kita.”
Di bait suci, Yesus yang berusia 12 tahun berfirman bahwa Dia berada di dalam rumah [urusan] Bapa-Nya. “Dia membutuhkan Anda, dan Dia membutuhkan saya. Hidup adalah lebih baik—semuanya adalah lebih baik—ketika kita berada dalam urusan-urusan-Nya,” Penatua Kearon bertutur.
gen-conf-26
Matahari terbit di Bait Suci Salt Lake yang sedang direnovasi.2026 by Intellectual Reserve, Inc. All rights reserved.Penatua David A. Bednar dari Kuorum Dua Belas Rasul mengajarkan bahwa secara rohani, bertahan adalah lebih dari sekadar gigih untuk menyelesaikan tugas atau tantangan yang menuntut.
“Bertahan sampai akhir adalah pencarian penuh sukacita seumur hidup,” tuturnya, “maju terus dengan iman kepada Yesus Kristus dalam proses bertahap memercayai dan menerima bantuan dari Juruselamat kita untuk menjadi lebih seperti Dia. Sewaktu kasih kita bagi Dia tumbuh semakin kuat dan dalam, kita dapat diberkati untuk menerima perspektif rohani, kasih karunia Tuhan yang memberdayakan, dan sukacita yang amat besar dan tak terlukiskan.”
Dia bersaksi bahwa kuasa dari doktrin, perjanjian dan tata cara, serta teladan Penebus dapat memberkati setiap aspek kehidupan individu.
Ketika individu tersesat secara rohani dan gagal, Juruselamat memperbaiki celah mereka dan memperkenankan mereka berubah, Penatua Clark G. Gilbert dari Kuorum Dua Belas Rasul mengajarkan dalam ceramah konferensi umum pertamanya sebagai Rasul.
Beberapa orang tidak segera menemukan jalan pulang karena mereka merasa seolah-olah mereka bukan bagian, merasa tidak mampu, bergumul dengan keraguan atau dibatasi oleh tradisi. Tetapi pertanyaan kehidupan yang lebih dalam tidak hilang.
Para nabi telah mengajarkan bahwa perjalanan pulang dimulai dengan menambatkan diri kembali kepada Yesus Kristus.
“Kita semua bergumul dan membutuhkan kesabaran, pelayanan dan kasih dari satu sama lain,” katanya. “Bagi mereka yang mencoba membantu, berpeganglah pada kebenaran dan tepatilah perjanjian-perjanjian Anda. Bagi mereka yang sedang bergumul, ketahuilah bahwa Anda dikasihi dan Juruselamat memanggil Anda pulang. Tetapi pada akhirnya, setiap orang harus membuat pilihan sendiri untuk pulang.”
gen-conf-26
Para pengunjung konferensi berkumpul sebelum sesi Sabtu pagi konferensi umum.2026 by Intellectual Reserve, Inc. All rights reserved.Para murid Yesus memiliki berkat dan tanggung jawab untuk mempersembahkan kasih Juruselamat dan rasa menjadi bagian kepada orang lain, Sister Kristin M. Yee, Penasihat Kedua dalam Presidensi Umum Lembaga Pertolongan mengajarkan. Ketika memberikan pelayanan dengan iman, Tuhan telah berjanji Dia akan menyertai mereka yang memberikan pelayanan.
“Jika Anda ingin merasa tetap teguh, memperoleh rasa menjadi bagian yang ilahi, dan membuat perbedaan yang nyata di dunia, saya mengundang Anda untuk mengikuti Juruselamat dan memberikan pelayanan dalam nama-Nya.”
Penatua Michael John U. Teh dari Tujuh Puluh bersaksi bahwa ketika individu mengikuti ajaran para nabi dan rasul yang hidup, mereka mengikuti Yesus Kristus.
“Ketika saya berusaha untuk mengikuti Juruselamat, Dia akan menggunakan saya untuk memberkati orang lain. Melalui teladan dan pelayanan saya kepada orang lain, mereka akan merasakan kasih Juruselamat bagi mereka,” katanya.
Berbicara mengenai topik persepuluhan, Penatua Jorge T. Becerra dari Tujuh Puluh mengajarkan bahwa Yesus Kristus adalah teladan sempurna dalam mengutamakan Allah dalam kehidupan seseorang.
“Saya yakin bahwa pembayaran persepuluhan dan persembahan akan meningkatkan kemampuan rohani kita sewaktu kita mengutamakan Allah dan mempersembahkan ‘yang sulung dari kawanan ternak,’” tuturnya.
Doa diucapkan oleh Penatua Michael B. Strong dan Penatua Christopher H. Kim, keduanya dari Tujuh Puluh. Musik disediakan oleh Paduan Suara Tabernakel di Taman Bait Suci, di bawah arahan Mack Wilberg dan Ryan Murphy, dan diiringi organis Andrew Unsworth dan Brian Mathias.
Ringkasan Ceramah Individu (Berdasarkan Urutan Berbicara)
- Presiden Dallin H. Oaks: ‘Prakata’
- Penatua Patrick Kearon: ‘Tentang Urusan-Nya’
- Sister Kristin M. Yee: ‘Pemberian Pelayanan—“Supaya Kamu Saling Mengasihi. Sama Seperti Aku Telah Mengasihi Kamu”’
- Penatua Clark G. Gilbert: ‘Pulanglah’
- Penatua David A. Bednar: ‘Semua Orang yang Telah Bertahan dengan Gagah Berani’
- Penatua Michael John U. Teh: ‘Patuhi Nabi, Dia Tahu Jalannya’
- Penatua Jorge T. Becerra: ‘Persepuluhan—Mengutamakan Allah’
- Presiden Henry B. Eyring: ‘Doa untuk Kedamaian’