Rilis Berita

Pesan-Pesan Nabi di Konferensi Paskah Mendorong Interaksi Seperti Kristus

‘Hari ini kita dapat mengatakan bahwa kita diperintahkan untuk mengasihi musuh-musuh kita,’ Presiden Dallin H. Oaks mengajarkan

Nabi dan Presiden Dallin H. Oaks dari Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir mendorong para anggota untuk memperlihatkan kasih murni Kristus dalam semua interaksi mereka sebagai bagian dari beberapa pesan yang disampaikan selama akhir pekan Paskah dan konferensi umum ini.

“Sebagai pengikut Kristus, marilah kita mengikuti Dia dengan meninggalkan perselisihan dan dengan menggunakan bahasa serta metode para pembawa damai,” katanya. “Dalam keluarga kita dan hubungan pribadi lainnya, marilah kita hindari apa yang kasar dan penuh kebencian. Marilah kita berusaha untuk menjadi kudus, seperti Juruselamat kita”

Membuka konferensi sedunia pada Sabtu pagi, 4 April 2026, Presiden Oaks merujuk pada pertemuan khusyuk untuk mendukung Presidensi Utama yang baru sebagai suatu “peristiwa yang sangat penting.”

“Saya bersyukur berada di antara mereka yang pemanggilan kepemimpinannya diakui secara resmi dengan cara ini,” Presiden Oaks bertutur. Dia menyatakan rasa syukur atas suara pendukungan, doa, dukungan, dan pelayanan para anggota Gereja kepada orang lain.

“Pada musim Paskah ini, saya menegaskan kembali kesaksian kami akan Tuhan yang telah bangkit dan mengakui bahwa Dia adalah kepala Gereja ini,” ujarnya.

“Kepercayaan ini pada kebangkitan yang harfiah dan universal” mengubah perspektif seseorang tentang kefanaan, tutur Presiden Dallin H. Oaks pada Minggu pagi, 5 April. Kepercayaan ini memberikan kekuatan, perspektif, dan keberanian ketika menghadapi kekurangan fisik dan tantangan kefanaan, seperti kematian.

Saat individu berupaya untuk hidup layak agar dapat bertemu Kristus, “Itu membantu kita hidup bersama dengan kasih dalam kehidupan ini dalam mengantisipasi reuni dan kebersamaan yang penuh sukacita dalam kehidupan selanjutnya,” ajarnya.

Kontras dengan budaya permusuhan yang “toksik” dewasa ini terhadap musuh, Presiden Oaks mendorong para anggota untuk mengikuti ajaran Juruselamat untuk “mengasihi Allah dan sesama” serta “mengasihi musuhmu.”

“Dewasa ini kita dapat mengatakan bahwa kita diperintahkan untuk mengasihi musuh-musuh kita,” tuturnya.

20260405_154243_LNilsson_CMB05184.JPG
20260405_154243_LNilsson_CMB05184.JPG
Presiden Dallin H. Oaks dari Presidensi Utama menyampaikan pesan penutup dalam sesi Minggu siang konferensi umum.2026 by Intellectual Reserve, Inc. All rights reserved.
Download Photo

“Sebagai pengikut Kristus, kita hendaknya berupaya untuk hidup dengan damai dan penuh kasih dengan anak-anak Allah lainnya yang tidak memiliki nilai yang sama dengan kita dan tidak memiliki kewajiban perjanjian yang telah kita emban,” dia melanjutkan. “Dalam pemerintahan yang demokratis, kita harus mencari ‘keadilan untuk semua.’ Dalam banyak keadaan, kecurigaan atau bahkan sikap permusuhan dari orang asing perlahan-lahan berubah menjadi pertemanan ketika kontak pribadi menumbuhkan rasa saling menghormati.”

Orang-Orang Suci Zaman Akhir dapat mengikuti teladan Kristus untuk memilih mengasihi orang lain, bahkan jika orang lain menunjukkan sedikit atau tidak ada kasih kepada kita, Presiden Oaks berkata.

“Pembawa damai! Betapa itu akan mengubah dunia jika para pengikut Kristus mau meniadakan kata-kata yang kasar dan menyakitkan dalam semua komunikasi mereka,” katanya, dan berbagi contoh tentang bagaimana menjadi pembawa damai.

Mengakhiri konferensi umum pada Minggu siang, Nabi berkata, “Roh Tuhan telah mengilhami kita semua untuk memusatkan peribadatan kita, memfokuskan pembelajaran kita, dan menyatukan kesaksian kita pada ajaran-ajaran Tuhan Yesus Kristus dan rencana Bapa-Nya untuk peningkatan dan sukacita kekal kita.”

Dia bersaksi, “Sungguh, Yesus Kristus adalah jalan menuju kedamaian di dunia ini, dan kehidupan kekal di dunia yang akan datang. Dia mengenal kita dan mengasihi kita masing-masing secara sempurna dan mengundang kita untuk berjalan bersama-Nya, tinggal di dalam Dia, dan mengikuti teladan-Nya dalam melayani orang lain satu demi satu dalam kasih amal dan kasih. Kita telah diingatkan tentang peranan sentral pernikahan dan keluarga dalam rencana Bapa Surgawi kita untuk tujuan kekal anak-anak-Nya. Semoga kita semua menunjukkan kasih murni Kristus dalam keluarga kita, dalam komunitas kita, dan dalam semua pertukaran kita dengan anak-anak Allah.”

Presiden Oaks mengakhiri dengan ajakan untuk menelaah dan dengan doa yang sungguh-sungguh merenungkan pesan-pesan konferensi, kemudian bertindak dengan iman berdasarkan asas-asasnya. “Sewaktu kita menyimpan baik-baik dan menindaki ajaran-ajaran dari konferensi ini, Tuhan akan terus mengajar dan mengilhami kita dengan wahyu dan bimbingan pribadi,” dia menjanjikan.