- 20260405_080712_SOkubo_SO_7383.jpg
- 20260405_113900_CPowell_5766.jpg
- 20260405_101655_CPowell_4369-(1).jpg
- 20260405_100401_CPowell_4241.jpg
- 20260405_105351_CPowell_5307.jpg
- 20260405_110657_CPowell_5452.jpg
- 20260405_103219_CPowell_4781-(1).jpg
- 20260405_103938_CPowell_5026.jpg
- 20260405_104648_CPowell_5235.jpg
- 20260405_111931_CPowell_5617.jpg
- 20260405_100117_CPowell_4208.jpg
- 20260405_090607_CBell_CMB_8575.JPG
- 20260405_073812_CBell_CMB_8074.JPG
- 20260405_082658_CPowell_CEP_7454.JPG
- 20260405_065937_CBell_CMB_7796.JPG
- 20260405_091806_CPowell_CEP_9030.jpg
- 20260405_090923_CPowell_CEP_8903.jpg
- 20260405_110343_CPowell_CEP_9405.jpg
- 20260405_113820_CPowell_CEP_9480.jpg
- 20260405_110508_CPowell_CEP_9441.jpg
- 20260405_115835_CPowell_6051.jpg
- 20260405_115943_HWinterton_7647.jpg
- 20260405_115930_CPowell_6097.jpg
- 20260405_105942_CBell_CMB_9351.JPG
- 20260405_081152_SHuysmans_STEF2611.jpg
- 20260405_080711_SOkubo_SO_7112.jpg
- 20260405_080711_SOkubo_SO_7210.jpg
- 20260405_104412_CBell_CMB_8980.JPG
| Temple Square is always beautiful in the springtime. Gardeners work to prepare the ground for General Conference. © 2012 Intellectual Reserve, Inc. All rights reserved. | 1 / 2 |
Di penutup konferensi umum pagi Paskah, 5 April 2026, Presiden Dallin H. Oaks, Presiden Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir, mengajarkan bahwa kepercayaan pada kebangkitan yang harfiah dan universal membantu individu hidup bersama dalam kasih di kehidupan ini dan mengantisipasi reuni penuh sukacita di kehidupan mendatang.
Orang-Orang Suci Zaman Akhir dapat memilih untuk mengikuti ajaran dan teladan Kristus untuk mengasihi orang lain, termasuk musuh, bahkan jika mereka menunjukkan sedikit atau tidak ada kasih sebagai balasannya, katanya.
“Pembawa damai! Betapa itu akan mengubah dunia jika para pengikut Kristus mau meniadakan kata-kata yang kasar dan menyakitkan dalam semua komunikasi mereka,” ujarnya.
Presiden Henry B. Eyring, Penasihat Pertama dalam Presidensi Utama, memimpin sesi dari Pusat Konferensi di Taman Bait Suci di Salt Lake City, Utah, di mana ribuan orang mendengarkan secara langsung dan ratusan ribu menyimak dari seluruh dunia.
Sama seperti sekelompok kecil perempuan yang, terlepas dari dukacita, ketakutan, dan pertanyaan yang tak terjawab, menemukan makam Kristus yang kosong dan mengetahui bagi diri mereka sendiri kebenaran mulia akan Kebangkitan-Nya, “kita semua harus melakukan yang sama,” tutur Presiden Dieter F. Uchtdorf, Penjabat Presiden Kuorum Dua Belas Rasul.
“Kita harus menemukan makam yang kosong, mengalami realitas dari apa artinya itu dan, pada gilirannya, membagikan kesaksian itu kepada orang lain,” katanya.
“Karena apa yang terjadi pada hari Minggu pagi itu, kita dapat berbicara tentang Yesus Kristus dalam konteks waktu sekarang. Dia hidup! Hari ini. Saat ini,” katanya.
20260405_090607_CBell_CMB_8575.JPG
Para pengunjung konferensi mendengarkan sebuah sesi konferensi umum di Pusat Konferensi.2026 by Intellectual Reserve, Inc. All rights reserved.Yesus Kristus, Putra Tunggal Bapa, dan Kebangkitan-Nya yang “agung dan monumental” adalah inti dari doktrin Gereja, Penatua Ronald A. Rasband dari Kuorum Dua Belas Rasul mengajarkan. “Yesus Kristus mematahkan belenggu maut yang ditimbulkan oleh Kejatuhan,” katanya. “Dengan Kebangkitan-Nya, Dia memastikan keselamatan dari kematian jasmani bagi kita, semua anak Allah sepanjang masa.”
Dia menambahkan, “Semoga kita bersaksi tentang Dia melalui cara kita hidup dan apa yang kita kasihi. Semoga kita merasakan di dalam jiwa kita lirik yang menggugah ini, “Dia bangkit! Dia Bangkit! Kabarkan dengan ria” dan “Sukacitalah dunia (‘Dia Bangkit!’ Nyanyian Pujian, Nomor 85).”
Penatua Dale G. Renlund dari Kuorum Dua Belas Rasul mendorong para pendengar untuk menjaga fokus mereka kepada Yesus Kristus. Karena Dia, kematian bukanlah akhir, semua yang bertobat diampuni, dan semua ketidakadilan kehidupan akan dijadikan benar. Berfokuslah kepada-Nya, dia mengajarkan.
“Karena Yesus Kristus menuntaskan Pendamaian, Dia memiliki kuasa untuk membantu Anda di sepanjang perjalanan fana Anda dan untuk menebus Anda dari kematian, baik jasmani maupun rohani,” tuturnya. “Rayakan pesan sukacita Paskah setiap hari dengan merenungkan setiap hari berkat-berkat yang Anda terima karena Dia. ‘Bukalah lebar-lebar hatimu yang hancur dan biarkan Juruselamatmu masuk!’”
Kefanaan mencakup baik hari-hari terbaik maupun hari-hari terburuk, yang membantu individu menjadi seperti yang Tuhan inginkan, Presiden Umum Remaja Putri Emily Belle Freeman mengajarkan. Penderitaan dan makam kosong Juruselamat memperlihatkan bahwa Dia mengetahui segalanya mengenai hari-hari terburuk dan terhebat. “Yesus Kristus adalah kekuatan kita,” ujarnya “Karena Dia, tidak peduli betapa buruknya keadaan saat ini, hari-hari terbaik Anda ada di depan.”
Pertemuan sakramen adalah pertemuan paling penting di Gereja karena tata cara sakramen, yang melambangkan Pendamaian Tuhan, tutur Penatua Pedro X. Larreal dari Tujuh Puluh. “Pendamaian dan sakramen adalah pengingat langsung akan kasih besar yang Yesus Kristus perlihatkan kepada kita masing-masing sewaktu Dia memungkinkan kita dibebaskan dari rantai kematian jasmani dan rohani,” tuturnya.
Selama sakramen, dia mendorong Orang-Orang Suci Zaman Akhir untuk berupaya menyingkirkan pikiran-pikiran duniawi, bersikap penuh doa dan khidmat, serta berusaha merasakan kasih-Nya dan mengingat Dia.
Penatua Edward B. Rowe dari Tujuh Puluh mengatakan bahwa undangan Kristus untuk berjalan bersama-Nya adalah untuk semua. “Yesus Kristus bukan saja pemandu yang sempurna dan pribadi—Dia juga adalah Penebus dan Penyembuh Utama yang telah bangkit!” dia bertutur. “Tidak peduli betapa terlukanya Anda atau betapa tidak sempurna dan tidak mampunya Anda merasa mengikuti Dia, Dia mengasihi Anda. Tangan penuh belas kasihan-Nya terulur kepada Anda bahkan sampai sekarang. Raihlah!”

20260405_100117_CPowell_4208.jpg
Mack Wilberg, direktur musik, memimpin Paduan Suara Tabernakel di Taman Bait Suci.2026 by Intellectual Reserve, Inc. All rights reserved.Memahami apa yang Yesus Kristus tawarkan melalui Pendamaian dan Kebangkitan-Nya mendatangkan penghiburan, kedamaian dan kepastian, tutur Penatua Thierry K. Mutombo dari Tujuh Puluh. “‘Datanglah kepada-Ku’ adalah undangan ilahi yang berarti di mana pun Anda berada sekarang, apa pun yang Anda alami dalam kehidupan Anda, Anda dapat merasakan kasih tak terbatas Allah yang dinyatakan melalui Putra-Nya, Yesus Kristus.”
Penatua Alan R. Walker dari Tujuh Puluh mengatakan bahwa hasrat terbesar Bapa Surgawi adalah agar anak-anak-Nya hidup bersama-Nya lagi dan menikmati kehidupan kekal di sisi-Nya. “Tuhan tidak meminta kesempurnaan sekaligus,” ujarnya, “alih-alih, Dia meminta hati yang jujur dan hancur, roh yang rendah hati, dan kesiapan yang bersedia untuk menepati perjanjian-perjanjian kita—bahkan ketika itu memerlukan pengurbanan.”
Doa diucapkan oleh Presiden Paul V. Johnson, Presiden Umum Sekolah Minggu, dan Sister Amy A. Wright, Penasihat Pertama dalam Presidensi Umum Pratama.
Musik disediakan oleh Paduan Suara Tabernakel di Taman Bait Suci, di bawah arahan Mack Wilberg dan diiringi Andrew Unsworth and Richard Elliot pada organ.
Ringkasan Ceramah Individu (Berdasarkan Urutan Berbicara)
- Presiden Dieter F. Uchtdorf: ‘Pertemuan di Makam yang Kosong’
- Presiden Emily Belle Freeman: ‘Hari-Hari Terbaik dan Hari-Hari Terburuk’
- Penatua Pedro X. Larreal: ‘Saya Merasakan Kasih Juruselamat Saya’
- Penatua Edward B. Rowe: ‘Memilih Yesus Kristus sebagai Pemandu Anda’
- Penatua Ronald A. Rasband: ‘Dia Bangkit’
- Penatua Dale G. Renlund: ‘Karena Yesus Kristus’
- Penatua Thierry K. Mutombo: ‘Sukacita dalam Hubungan Perjanjian dengan Allah’
- Penatua Alan R. Walker: ‘Harta Kesayangan’
- Presiden Dallin H. Oaks: ‘Hidup dalam Kristus’