_E2_5461.jpg
Rilis Berita

Presiden Dallin H. Oaks Membagikan Empat Cara untuk Datang Lebih Dekat kepada Yesus Kristus

Dalam kebaktian BYU, nabi mendorong iman, kerendahhatian, mengupayakan bantuan tepercaya, dan kesabaran di tengah tantangan rohani

Dalam sebuah ceramah di Brigham Young University (BYU) — ceramah publik pertamanya sebagai Presiden Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir — Dallin H. Oaks berbagi empat cara untuk datang lebih dekat kepada Yesus Kristus.

Pada ceramah kebaktian mingguan kampus pada hari Selasa, 10 Februari 2026, Presiden Oaks pertama-tama menekankan sebuah nasihat terkenal yang pendahulunya, Presiden Russell M. Nelson, bagikan pada April 2018.

Watch in Cantonese, French, GermanItalian, Japanese, Korean, Mandarin, Portuguese, Russian and Spanish.

"Di hari-hari mendatang," Presiden Nelson berkata, "tidaklah mungkin untuk bertahan hidup secara rohani tanpa pengaruh yang membimbing, mengarahkan, menghibur, dan konstan dari Roh Kudus."

“Saya merasa untuk menekankan peringatan [ini],” Presiden Oaks bertutur. “Anda hidup di masa di mana musuh telah menjadi begitu efektif dalam menyamarkan kebenaran sehingga jika Anda tidak memiliki Roh Kudus, Anda akan tertipu. Banyak rintangan terbentang di depan. Gangguan akan banyak. Bahkan para anggota yang aktif terkadang mungkin memiliki kekhawatiran mengenai beberapa masalah historis, doktrin, atau sosial yang berhubungan dengan Gereja.”

Untuk membantu semua Orang Suci Zaman Akhir “mengatasi keraguan saat ini atau masa depan,” Presiden Oaks, nabi dan mantan presiden BYU (1971–1980), menunjuk pada empat tindakan sederhana yang dapat membantu mereka datang lebih dekat kepada Juruselamat.

  1. Perkuat Iman kita kepada-Nya.
  2. Tingkatkan kerendahhatian kita.
  3. Upayakan bantuan dari orang lain.
  4. Bersabarlah.

“Apa pun keraguan itu, cara untuk mengatasinya adalah menjadi lebih dekat kepada Juruselamat kita Yesus Kristus. Berulang kali, Dia telah mengajari kita bahwa Dia adalah jalan,” tutur Presiden Oaks.

Perkuat Iman Kita

Presiden Oaks mengimbau para Orang Suci Zaman Akhir untuk mengembangkan iman kepada Allah dan dalam misi Putra-Nya Yesus Kristus.

“Iman yang kuat membutuhkan lebih dari sekadar hasrat yang kuat,” dia bertutur. “Itu berarti mencoba setiap hari, selangkah demi selangkah, dengan doa dan penelaahan tulisan suci. Kita dapat meningkatkan komitmen kita pada asas-asas dalam Pasal Kepercayaan Pertama.”

Nabi menambahkan bahwa “asas-asas ini menambatkan iman kita kepada Allah dan akan membuat kita berlabuh pada kebenaran Injil dan pada teladan pelayanan Juruselamat kita kepada sesama kita.”

Tingkatkan Kerendahhatian Kita

Kerendahhatian adalah kuncinya, Presiden Oaks mengajarkan, karena “ketika kita rendah hati kita dapat lebih jelas mendengar suara Tuhan.” Dia juga mengatakan, “perhatikan kebutuhan orang lain dan kerendahhatian mengikuti.”

Mencatat ajaran-ajaran masa lalu dari Presiden Ezra Taft Benson dan Spencer W. Kimball , Presiden Oaks berbicara tentang pentingnya dapat diajar dan tunduk pada kehendak Allah.

_36A2843.jpg
_36A2843.jpg
Para siswa mendengarkan ceramah kebaktian dari Presiden Dallin H. Oaks dari Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir di Marriott Center di Provo, Utah, pada Selasa, 10 Februari 2026.
Download Photo

“Kerendahhatian adalah salah satu perintah penuh kuasa yang telah diberikan kepada kita untuk membimbing kita dalam perjalanan fana kita, yang mempersiapkan kita untuk pertemuan yang telah ditetapkan dengan Juruselamat dan Penebus kita, Yesus Kristus,” tutur Presiden Oaks.

“Berhati-hatilah untuk tidak menjadi terganggu,” dia menambahkan.

Kepada mereka yang bimbang dalam iman atau yang telah menjauh dari Gereja karena sesuatu yang telah mereka pelajari, Presiden Oaks mendesak “kerendahhatian, iman, dan kepercayaan kepada Tuhan.”

“Mereka yang iman dan aktivitasnya berkurang dalam Gereja yang dipulihkan adalah sumber utama kekhawatiran bagi para pemimpin kenabian Anda,” dia bertutur. “Kami mengasihi Anda, tua dan muda, pria dan wanita. Begitu juga Tuhan! Allah tak henti-hentinya dalam pencarian-Nya yang penuh kasih bagi Anda masing-masing. Taatilah perintah-perintah dan setialah pada perjanjian-perjanjian yang begitu banyak dari Anda telah buat untuk membimbing Anda di sepanjang jalan perjanjian. Jangan pernah biarkan pemelajaran sekuler Anda membatasi cakrawala Anda.”

_E2_5850_1.jpg
_E2_5850_1.jpg
Seorang ibu duduk bersama anak-anaknya di ruang tengah Marriott Center di Provo, Utah, pada hari Selasa, 10 Februari 2026, selama kebaktian dari Presiden Dallin H. Oaks dari Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir.
Download Photo

Carilah Bantuan dari Orang Percaya Lainnya yang Berpengetahuan Baik

Untuk membantu menyaring “berlimpahnya spekulasi dan informasi palsu dalam podcast dan media sosial,” Presiden Oaks mendesak para Orang Suci untuk “membahas kekhawatiran Anda dengan teman-teman setia yang berpengetahuan luas dan selalu membawa kekhawatiran itu kepada Tuhan.”

Dia kemudian berbagi pengalaman seorang presiden pasak di kampus BYU. Seorang remaja putra memberi tahu pemimpin lokal ini bahwa dia akan meninggalkan Gereja.

“Presiden pasak yang terkejut segera mulai membagikan kesaksiannya yang mendalam tentang Injil yang telah memberinya begitu banyak sukacita, kedamaian, dan ilham,” tutur Presiden Oaks. “Pemuda itu duduk tercengang dan balas menatapnya dengan air mata berlinang dan berkata, 'Saya belum pernah mendengar siapa pun berbicara seperti itu selama berbulan-bulan. Saya telah bergaul dengan teman-teman yang tidak percaya.'”

_NE26899.jpg
_NE26899.jpg
Presiden Dallin H. Oaks dari Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir berbicara kepada mahasiswa dan staf pengajar Universitas Brigham Young di Marriott Center di Provo, Utah, pada Selasa, 10 Februari 2026.
Download Photo

Intinya, kata nabi, adalah untuk “bergaul dengan orang-orang yang percaya.” Dia juga mengimbau para Orang Suci Zaman Akhir untuk menghadiri kebaktian ibadat mingguan dan menjadikan kehadiran rutin di rumah Tuhan sebagai prioritas.

Bersabarlah

Akhirnya, Presiden Oaks mengimbau orang-orang untuk memiliki kesabaran dengan perkembangan rohani mereka.

“Mengatasi keraguan — menyelesaikan konflik antara pemahaman sains yang berkembang dan ajaran agama yang terkadang tidak lengkap dapat menjadi proses yang panjang, seperti membangun iman atau memperoleh kerendahhatian,” dia bertutur.

Sementara itu, nabi mengajarkan, kita hendaknya berfokus pada orang lain.

“Kita hendaknya menyibukkan diri kita dengan pelayanan,” dia bertutur. “Berkali-kali, Yesus mengajar dan memperlihatkan kuasa pelayanan kepada orang lain.”

W2__9049.jpg
W2__9049.jpg
Presiden Dallin H. Oaks dari Gereja Yesus Kristus dari Orang-Orang Suci Zaman Akhir memasuki Marriott Center di Provo, Utah, pada hari Selasa, 10 Februari 2026, dibantu oleh Presiden Universitas Brigham Young, C. Shane Reese (kanan).
Download Photo